Review Film : Naina 2005

Naina adalah sebuah film Bollywood dari negara India yang dirilis pada tanggal 20 Mei 2005. Film ini diproduksi oleh perusahaan produksi T-Series dan New Age Films dengan arahan dari sutradara dan penulis skenario Leena Yadav. 

Film ini adalah film pendekatan / eksperimen horor psikologis yang berbeda dari film-film horor tradisional di Bollywood, dan mendapatkan banyak perhatian karena gaya narasinya yang unik dan penyampaian cerita yang intens.

Plot yang mencekam dan menghantui ini, bercerita tentang seorang gadis muda bernama Naina, yang menderita penyakit langka yang menyebabkan dia kehilangan penglihatannya secara bertahap. Saat dunianya semakin gelap, Naina terpaksa menghadapi kenyataan hidup yang keras dan menemukan cara untuk mengatasi kecacatannya.

Plotnya dibuat dengan baik dan membuat penonton tetap terlibat dari awal hingga akhir. Sutradara telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menyatukan elemen drama emosional dan horor untuk menciptakan narasi yang menarik yang menarik dan menggugah pikiran.

Tema-tema yang dieksplorasi dalam film ini bersifat universal, berkaitan dengan masalah cinta, kehilangan, keluarga, dan harapan. Yang paling selaras dengan saya adalah pesan kuat tentang ketangguhan dan ketekunan dalam menghadapi kesulitan yang disampaikan film tersebut.

Review Film : Naina 2005
Design canva

Akting dalam film tersebut adalah yang terbaik, dengan penampilan menonjol dari aktris Urmila Matondkar yang menghadirkan kedalaman dan nuansa pada karakter Naina. Pemeran pendukung sama-sama mengesankan, menambah lapisan kerumitan pada alur cerita film.

Sinematografi dan desain produksinya memukau, dengan perhatian besar terhadap detail di setiap frame. Efek khusus dan pengeditannya juga pantas mendapat pujian tinggi karena menciptakan rasa tegang dan ketakutan yang melengkapi suasana dan nada film dengan sempurna.

Secara keseluruhan, Naina adalah contoh yang bagus tentang bagaimana film horor juga bisa menjadi drama yang menggugah pikiran dan berdampak emosional. Saya sangat merekomendasikan film ini kepada siapa saja yang menikmati pengalaman sinematik yang mendebarkan dan menarik.

Kesan dari nonton film Naina ini

Dapat disimpulkan bahwa menonton film Naina memberikan pengaruh mendalam pada penonton. Karena film ini memiliki unsur drama, horor, dan juga menyentuh masalah hidup yang universal, mereka yang menonton Naina bisa merasa terhubung dengan karakter dan cerita yang ditampilkan, dan merasa terinspirasi dengan pesan-pesan yang terkandung dalam film ini. 

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa film ini memiliki adegan-adegan yang cukup menakutkan, sehingga penonton yang cenderung sensitif terhadap adegan horor harus berhati-hati ketika menontonnya.


Berikut adalah daftar pemain yang terlibat dalam film Naina:

1. Urmila Matondkar sebagai Naina Catherine Kapur
2. Anuj Sawhney sebagai Dr. Mohit Anand
3. Amardeep Jha sebagai ibu Naina
4. Kamini Khanna sebagai nenek Naina
5. Ravi Khote sebagai Dr. R.K. Prasad
6. Masood Akhtar sebagai paman Naina
7. Shweta Konnur sebagai sahabat Naina
8. Sulabha Arya sebagai psikiater
9. Achyut Potdar sebagai Dr. N. Marya

Review Film : Naina 2005
Poster by google 

Seluruh pemain memberikan penampilan yang luar biasa dengan memerankan karakternya dengan baik dan menciptakan watak yang kuat di dalam film ini. Khususnya Urmila Matondkar yang berhasil memberikan penampilan yang memukau dalam perannya sebagai Naina Kapur sehingga mampu membawa penonton bersamanya dalam melalui perjalanan hidup Naina.

Film Naina memiliki durasi sekitar 104 menit atau 1 jam 44 menit. Durasi ini adalah durasi standar untuk sebuah film dan cukup memadai untuk menggarap cerita film ini dengan baik. Film ini mampu menampilkan sebuah cerita yang cukup komprehensif dan tidak terburu-buru, serta tidak membuat penonton merasa lelah atau bosan dengan durasi yang diberikan. 

Sebaliknya, durasi yang cukup ideal ini justru memberikan kenyamanan dan kepuasan tersendiri bagi penonton yang menikmati film ini. Jadi penasaran deh, iya kaan? coba aja nonton film horor ini hihii.. udah aah nanti di tunggu tulisan kisah lain lagi dari saya ya. See u 

Komentar

Okti Li mengatakan…
Ih, pertama kali saya mengetahui ada genre film pendekatan/eksperimen horor psikologis. Apalagi kalau berkaitan dengan indra penglihatan, bau mistis dan horor nya udah terasa nih...
Okti Li mengatakan…
Bikin penasaran banget film ini. Genre pendekatan eksperimen horor psikologis bikin penasaran. Secara saya sendiri baru tahu ada jenis genre itu
Fenni Bungsu mengatakan…
Bagian poster melototnya bikin seyeemm.. mana lihatnya pas malam pulak, deuh..
Sepertinya kalau mau nonton ini kudu barengan kakak daku nih
Diah Woro mengatakan…
Tumben durasinya gak terlalu lama ya. Aku paling malas kalau filmnya bertele-tele jd ngantuk hehe
Suci mengatakan…
Sungguh aku ngga pernah berani nonton horor...
Belum apa2 udah kebayang aneh-aneh duluan

Tapi "hantu" nya India ini seperti apa pula bentuknya, ya? Hehee
Baru kali ini deh tau india ada film horor.
Kan jadi penasaran, nih.
Cari kawan, ah....
DokterTaura mengatakan…
Wah ketinggalan zaman nih aku... Ada film bollywood sebagus ini belum aku tonton?! Apalagi ini genre horror favorite aku.... Weekend deh nonton ini.....
www.kisahsejati.com mengatakan…
Baca sinopsisnya keren banget. Ada unsur horornya,menegangkan ya. But i like that. Btw ini tontonnya dimana ya? Netflix atau bioskop ya

Salam: Dennise Sihombing
Maria G Soemitro mengatakan…
104 menit?
wah India benar2 sudah meninggalkan pendapat penonton India yang bilang: film yang bagus tuh yang banyak tariannya

:D
Shanty febrianti mengatakan…
Ih.. Jadi tertantang nih untuk ikutan nonton.. Seram dan menegangkan nih.. Suka banget sama film horor dan uji nyali keberanian.. Wkkkkk
Maria G Soemitro mengatakan…
104 menit?
wah India benar2 sudah meninggalkan pendapat penonton India yang bilang: film yang bagus tuh yang banyak tariannya

:D
gemaulani mengatakan…
Duh kak poster filmya bikin merinding. Tapi jujurly kasian sama Naina yang mengalami gangguan penglihatan secara bertahap ya. Huhu. Aku jadi penasaran pengen nonton kalau ada horor-horornya gini. Noted save dulu judul filmnya
lendyagasshi mengatakan…
Sedih banget pasti yaa..
Mengenai penyakit langka begini, seringkali aku ngecek via google karena penasaran. Apakah sungguhan ada atau hanya pengembangan ide sang PD-nim.

Sedihnya kehidupan Nania, pasti di sepanjang film dibuat haru.
Dian Restu Agustina mengatakan…
Wah menarik ini, meski Naina bergenre horor tapi ga melulu menakutkan tapi memberikan dampak emosional dan menggugah pikiran dengan pesan kebaikan. Durasinya juga standar ya, mengingat film India biasa panjang durasinya
Susi Susindra mengatakan…
Film ini bisa mengolah emosi penontonnya ya. Memberi pengalaman beda pada rasa takut karena film horor. Horor psikologis memang sulit untuk tidak dipuji semuanya jika bagus. Karena memang mengesankan.
Akarui Cha mengatakan…
Wow .... horor psikologis. Aku langsung mengkerut. Bukan karena menghindar tapi belum apa apa dan baru lihat posternya saja sudah kebayang kalau kisahnya bakalan berkali-kali bikin bulu kuduk meremang.
Retno Kusumawardani mengatakan…
Film Blooywood sekarang emang beda ya sama generasi sebelumnya yang cuma mengedepankan lagu dan jogedan. Sekarang lebih menonjolkan unsur cerita dan bahkan unsur cinematic..
Bayu Fitri mengatakan…
Sinopsisnya seru ya apalgi genre horror kesukaan aku duh kepo banget ama filmnya
Alaika Abdullah mengatakan…
Wuih, Indian horror? Seru nih, pastinyaaa. Etapi, aku sedang puasa dulu dari nonton film2 horor, but...., kalo nonton rame2 kayaknya seru kali ya, Mba?
tantiamelia.com mengatakan…
Langsung liat trailernya dan bener, adegannya sepertinya bakalan menarik (buat penikmat film horor)
- dan unsur psikologis jadi ingat Alfred Hitchcock ya gak?

Postingan populer dari blog ini

Serunya Back to school with home credit Indonesia

Magang 2012, Autisme pada Anak Bukanlah Sebuah Penyakit.

Krim Racik Zap Jaga Kecantikan Wajah

6 trik sukses gaya hidup sehat bersama Telkom Indonesia

[ blog review ] Film anak Indonesia terbaru "koki-koki cilik"